FERAN DAN AZA
disatu daerah yang dipenuhi anjing , disalah satu rumah mewah terdapat kucing betina ber-ras dalmetion bernama feran, ia hidup secara mewah selalu saja di turuti permintaannya. dengan tempat tidur yang nyaman, mainan yang banyak, makanan yang juga enak dan banyak, membuat feran menjadi anjing yang sombong. ia selalu menganggap anjing lain tidak setara dengannya. seperti contohnya saja saat majikan feran membawa temannya yang juga memiliki anjing ke rumahnya, feran menolak untuk bermain dengannya.
"mau apa sih kamu disini!? dasar anjing kampung!" teriak feran. karena ketakutan anjing tersebut pergi berlari kearah majikannya. berkali-kali majikan feran menasihatinya tetapi tidak ada sepatah kata pun yang dia dengarnya. suatu hari, majikan feran pergi keluar kota, feran di tinggal di rumahnya sendirian. karena bosan tidak mempunyai teman untuk bermain, feran pun melihat kearah jendela.
Dari jendela terlihat seekor anjing kampung yang dekil dan terlihat tidak terawat. dengan tersenyum licik feran pun menghina-hina anjing tersebut. "hey anjing kampung! siapa namamu?" teriak feran kearah anjing tersebut. "nama ku aza!" teriak anjing kampung tersebut dengan polosnya, karena senang diajak berbicara dengan feran aza pun mecoba melompat-lompat untuk masuk kedalam rumah feran, tetapi tentunya rencana tersebut tidak berhasil, pagar rumah tersebut terlalu tinggi, tidak mungkin dampat dilompati begitu saja. melihat hal tersebut, feran pun tertawa terbahak-bahak sambil mengihina anjing tersebut , "hey anjing kampung bodoh, kau tak mungkin dapat melompati pagar rumah ku ini yang tinggi !" feran pun mulai melempari sampah yang ada dirumahnya kearah aza. karena sedih dihina, aza pun pergi menjauh dari rumah feran. feran pun tidak peduli , ia tetap asik menikmati makanannya.
2 hari berlalu, majikan feran belum kunjung pulang. karena penasaran feran pun rencana keluar rumah untuk pertama kalinya. saat ia selesai bermain diluar dan ingin pulang , ia lupa majikannya tidak ada dirumah dan tidak ada yg dapat membuka kan pintunya. ia pun pusing bagaimana cara ia dapat masuk kedalam rumah, ia juga mulai kelaparan. feran pun tertidur lelap didepan rumahnya. di tengah malam, aza pun tidak sengaja melewati rumah feran dan melihat feran yang tertidur di depan rumahnya. karena kasihan, aza mendekati feran yang terlelap. "hei kau kenapa..?" tanya aza sambil membangunkan feran. feran pun terbangun , "aku terkunci dari rumah...aku tidak bisa masuk, aku sangat lapar dan aku ingin tidur" kata feran. aza pun terbangun dan meninggalkan feran. tidak lama aza pergi, ia kembali lagi dengan membawa makanan dimulut nya. "makan kau lapar kan" kata aza, karena sudah terlalu lapar, feran tidak peduli lagi bahwa makanan tersebut bukan makanan mewah yang biasa ia makan. setelah memakan dengan puas, feran berterimakasih padanya , ia juga meminta maaf telah berbuat jahat pada aza sebelumnya. aza pun memaafkannya. tidak disangka, mereka pun menjadi teman baik, mereka mengahabisakan waktu mengobrol dengan satu sama lain.
waktu terlewat begitu cepat, majikan feran pun kembali pulang. "yaampun feran kenapa kamu diluar?" tanya majikannya saat kaget melihat anjing kesayangannya diluar rumah. majikan feran pun mengajak feran masuk kedalam rumah, tetapi feran tidak mau, ia tidak mau meninggalkan teman baru nya tersebut. majikan feron pun akhirnya menyerah dan memutuskan untuk mengadopsi aza sebagai peliharaan baru nya. sejak saat itu, feran pun berubah menjadi anjing yang baik , ia pun juga tidak akan kesepian karena ia memiliki teman baiknya bersamanya.
Comments
Post a Comment